Bahan:
- 250 g beras ketan
- 75 g kacang tolo
- 3 lembar roti tawar
- 1.000 g singkong kuning
- Pewarna hijau muda
- 2 lembar daun pandan
- 300 g (3 buah) pisang kapok
- 100 ml air panas
- ⅙ sdt garam
Kuah kolak
- 350 g gula merah
- 4 lembar daun pandan
- 4 cm jahe
- 6 lembar daun jeruk
- 1.500 ml santan dari 1 butir kelapa
- 200 g gula pasir
- 1 sdt garam
How to make:
- Cuci beras ketan dan kacang tolo sampai bersih, rendam secara terpisah selama 4 jam, tiriskan. Potong dadu roti tawar dengan ukuran 1 ½ x 1 ½ cm. kupas singkong, cuci bersih, kemudian serut kasar, bagi menjadi dua bagian. Satu bagian biarkan kuning, bagian yang lain beri pewarna hijau muda, aduk sampai warnanya rata.
- Panaskan panic kukus berisi air yang dibubuhi dan pandan hingga mendidih. Atur ketan, kacang tolo, singkong kuning, singkong hijau, dan pisang dalam panic kukus. Pisahkan masing-masing bahan dengan daun pisang. Kukus semua bahan selama 10-15 menit.
- Keluarkan ketan, singkong, dan pisang dari dalam panic kukus, sisihkan. Teruskan mengukus kacang tolo sampai empuk. Kupas kulit pisang yang sudah dikukus, potong serong setebal 1 cm, sisihkan.
- Taruh ketan dalam wadah, tuangi air panas, bubuhi garam, aduk sampai rata dan kesat, masukkan ke dalam panci kukus. Lanjutkan mengukus ketan dan kacang tolo selama 20 menit. Angkat, campur kacang tolo dan ketan.
- Kuah kolak: Iris tips gula merah. Robek-robek daun pandan, simpulkan menjadi satu. Jahe dimemarkan, buang tulang daun jeruk. Masak santan bersama gula pasir, gula merah, garam, daun pandan, jaeh, dan daun jeruk, hingga mendidih sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Angkat, buang daun pandan, jahe, dan daun jeruk.
- Menyajikan: Taruh masing-masing 1 – 2 sdm ketan, singkong kuning, dan singkong hijau dalam mangkuk. Beri potongan pisang, siram dengan kuah kolak, taburi roti tawar. Sajikan hangat.


0 comments:
Post a Comment